Genk 6 dan Teman-teman kuliahku
Semalam mimpiin Abdan. Dari 6 orang di Genk 6, Abdan emang paling sering masuk mimpi aku.
Setiap habis mimpiin Genk 6, kayaknya seharian itu jadi berasa sedih, mellow.
Apalagi Abdan ini.
Karena emang Abdan terhitung yang paling dekat sama aku, setelah kami ngelewatin masa KKN bareng-bareng.
Tempat aku cerita banyak hal dari masa kuliah sampai kelulusan.
Sampai akhirnya masing-masing dari kami berumah tangga.
Pesan Abdan yang paling aku ingat sampai sekarang,
"Apa yang menurut kita baik, belum tentu baik menurut Allah. Dan apa yang baik menurut Allah, sudah pasti baik untuk kita".
Genk 6 yang masing-masing sudah berumah tangga.
Sebagian ada yang udah lost contact dan posisinya emang jauh-jauh banget.
Tapi sesekali kalau emang lagi kangen banget sama mereka,
aku suka ngechat mereka yang kayak
"Sehat-sehat ya, Abdan"
"Sehat-sehat ya, Wardi"
"Sehat-sehat ya, Chiko"
"Sehat-sehat ya, Sandi"
Sehat-sehat ya, Wira".
Aku sudah melewati banyak hal dan banyak moment bareng mereka.
Masa mudaku tumbuh bersama mereka.
Hampir setiap hari semasa kuliah, hari-hariku bersama mereka.
Gak bisa kalo gak kangen sama mereka, kangen kangen kangen banget.
Ya Allah...
Kalo aja waktu bisa diputar, aku pengen banget balik ke masa-masa bersama mereka.
Gak cuma Genk 6, tapi juga semua teman-teman kuliahku.
Teman-teman kuliah yang seru, asik dan bener-bener ngangenin.
Kadang aku berpikir..
Nanti setelah gak ada lagi kehidupan di Dunia ini,
Bisa gak ya kami dikembaliin jadi muda trus ngumpul lagi?
Hehehehe.
Aku emang se-baper itu sama teman-teman kuliahku.
Gampang kangen sama mereka.
Dan suka sedih kalau ingat mereka.
Karena masa-masa kuliah emang paling berkesan untukku, huhuhu.